





![]() | Today | 27 |
![]() | Yesterday | 45 |
![]() | Last week | 626 |
![]() | Last month | 1532 |
![]() | All days | 35791 |
Hasil Pendataan Sapi Potong, Perah, dan Kerbau Tahun 2011 (PSPK 2011) menempatkan Grobogan yang memiliki ternak ke dua di Jawa Tengah. Peringkat tersebut berada di bawah Kabupaten Blora dan di atas Wonogiri.
”Setelah Badan Pusat Statistik (BPS) grobogan melakukan PSPK 2011 di wilayah ini, Grobogan berada di urutan kedua dalam jumlah sapi potong, perah dan kerbau di tingkat Provinsi Jawa Tengah,” kata Kepala BPS grobogan Manggus Suryono.
Read more...Kabupaten Grobogan dikenal sebagai sentra sapi potong. Dibandingkan 35 kabupaten kota di Jawa Tengah, Grobogan merupakan kabupaten tertinggi dalam hal produsen sapi potong. Di Grobogan, sapi potong sebagian besar dipelihara masyarakat secara tradisional. Selain untuk kepentingan ekonomi, mereka memelihara sapi potong biasanya dimanfaat untuk keperluan pertanian. Seperti untuk membajak dan memanfaatkan kotorannya untuk keperluan pemupukan di sawah, kebun atau tegalan.
Read more...Grobogan, CyberNews. Dalam razia yang digelar Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) dan Satpol PP Kabupaten Grobogan di tempat penarikan retribusi (TPR) Danyang, Purwodadi, Kamis (26/8) dini hari, petugas berhasil menemukan 100 kilogram daging sapi yang diduga gelonggongan. Daging sapi sebanyak itu dibawa oleh seorang pemasok daging asal Ampel, Boyolali, bernama Tari (40), yang ternyata disebut petugas sebagai pelaku lama dengan menggunakan mobil jenis Toyota Kijang pick up bernopol AD 1668 JD.
Read more...
Liputan6.com Purwodadi. Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Grobogan merazia daging yang akan dibawa masuk ke Purwodadi, Jawa Tengah. Razia ini bertujuan untuk mencegah masuknya daging gelonggongan ke kota itu. Petugas mendapati 150 kilogram daging gelonggongan dari Boyolali yang akan disetor ke para pedagang di Purwodadi, Jumat (27/8).