Log in Register

Login to your account

Username *
Password *
Remember Me

Create an account

Fields marked with an asterisk (*) are required.
Name *
Username *
Password *
Verify password *
Email *
Verify email *
Captcha *
Reload Captcha

FLU BURUNG /AVIAN INFLUENZA

FLU BURUNG /AVIAN INFLUENZA

Penyakit flu burung atau Avian influensa (AI) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus influensa Tipe A subtipe H5N1 dari family Orthomyxoviridae yang menyerang burung/unggas/ayam. Penyakit ini bersifat zonosis yang selain dapat menular dari unggas ke unggas lain dapat pula menular dari unggas ke manusia.

GEJALA PENYAKIT

Gejala klinis yang sering ditemukan pada ayam/unggas yang terjangkit flu burung, antara lain:

  • Jengger dan pial membengkak dengan warna kebiru biruan
  • Perdarahan merata pada kaki yang berupa bintik bintik merah (Ptekhi) atau ada sering disebut juga Kaki keroan
  • Adanya cairan pada mata hidung (gangguan pernapasan), Batuk bersin, Ngorok.
  • Keluar cairan eksundat jernih hingga kental dari rongga mulut
  • Diare
  • Kerabang telur lembek
  • Penurunan produksi lebih dari 20 %
  • Tingkat kematian sangat tinggi mendekati 100% (kematian dalam waktu 2 hari, maksimal 1 minggu)

Pada itik atau bebek gejala klinis yang tampak berbeda dengan ayam yaitu :

  • Leher terpuntir
  • Berjalan memutar/inkoordinasi
  • Mata keruh atau putih
  • Kematian terutama pada itik muda
  • Produksi telur menurun
  • Kelemahan umum

PENYEBARAN DAN PENULARAN

Penularaan AI dari kontak langsung dengan unggas sakit dan secara langsung dengan unggas sakit dan tidak secara langsung melalui :

  • Kotoran unggas
  • Sarana transportasi ternak
  • Peralatan kandang yang tercemar
  • Pakan dan minumunggas yang tercemar
  • Pekerja di peternakan
  • Bangkai unggas

PENCEGAHAN,PENGENDALIAN DAN PEMBERANTASAN

Prinsip dasar yang diterapkan dalam pencegahan, pengendalian, dan pemberantasan avian Influensa atau flu burung ini adalah :

  • Mencegah kontak antara hewan peka dengan virus AI
  • Menghentikan produksi Virus AI oleh unggas tertular (menghilangkan virus AI dengan dekontaminasi/desinfektan)
  • Meningkatkan resistensi (pengebalan) dengan vaksinasi
  • Menghilangkan sumber penularan virus, dan
  • Peningkatan kesadaran masyarakat (public awareness)
  • Peningkatan Biosekuriti

GEJALA PADA MANUSIA

Virus flu burung yang pada awalnya diketauhi hanya bisa menular antara sesama unggas. Menciptakan mutasi baru yang dapat menyerang manusia. Mutasi virus ini dapat menginfeksi manusia yang berkontak langsung dengan  unggas yang terinfeksi. Manusia yang memiliki resiko tertular tinggi adalah anak anak karena memiliki daya tahan tubuh yang lebih lemah.pekerja peternakan unggas, penjual dan pembeli unggas, serta pemilik unggas pemiliharaan rumahan.

Gejala seseorang terkena Flu burung dengan ciri ciri :

  • Mendrita ISPA
  • Timbulnya demam tinggi (> 38º C )
  • Sakit tenggorokan yang tiba tiba
  • Batuk, mengeluarkan ingus, nyeri otot
  • Sakit kepala
  • Lemas mendadak
  • Timbulnya radang paru paru(pneumonia) yang bila tidak mendapatkan penanganan tepat dapat menyebabkan kematian

Mengingat gejala flu burung mirip dengan flu biasa, maka tidak ada yang bisa membedakan flu burung dengn flu biasa.jika ada penderita yang batuk, pilek dan demam yang tidak kunjung turun, maka disarankan untuk segera mengunjungi dokter atau rumahsakit terdekat

ikon telur 4

Peternakan

Pembinaan, pemantauan, pengawasan dan fasilitasi pembibitan, produksi dan budidaya ternak ruminansia dan non ruminansia.
ikon fish 4

Perikanan

Pembinaan, pemantauan, pengawasan kesehatan hewan, kesehatan masyarakat veteriner, pengolahan dan pemasaran hasil peternakan.
suntikan 3png

Kesehatan Hewan

Pembinaan, pemantauan, pengawasan dan pemberdayaan dan perijinan perikanan, perikanan tangkap dan perikanan budidaya.