Log in Register

Login to your account

Username *
Password *
Remember Me

Create an account

Fields marked with an asterisk (*) are required.
Name *
Username *
Password *
Verify password *
Email *
Verify email *
Captcha *
Reload Captcha

MANAJEMEN REPRODUKSI PADA KAMBING

Sejak zaman dahulu kala kambing sudah dikenal masyarakat Indonesia. Daging dan susunya sangat digemari banyak orang karena memiliki rasa yang khas dan kaya gizi. Selain itu, hewan yang terkenal takut dengan air ini juga menghasilkan kulit yang sering digunakan sebagai bahan baku perlengkapan sehari-hari. Sebutlah itu jaket, tas, sepatu, dompet, ikat pinggang dan sebagainya. Tidak hanya itu, limbahnya berupa kotoran atau sisa pakan pun tidak kalah manfaatnya. Para petani sering menggunakannya sebagai pupuk organik terbaik bagi tanaman.

Read more: MANAJEMEN REPRODUKSI PADA KAMBING

GETAH PEPAYA OBAT CACING MUJARAB UNTUK KAMBING/DOMBA DARI

Berbagai penyakit sering menyerang hewan ternak tak terkecuali kambing/domba. Salah satu penyakit tersebut adalah infeksi cacing nematoda. Infeksi cacing ini sangat berbahaya karena bisa menghambat pertumbuhan, menghambat pertambahan berat badan, menimbulkan gangguan reproduksi dan bahkan menimbulkan kematian. Untuk mengatasi penyakit akibat infeksi parasit cacing ini dapat dilakukan dengan tindakan represif yaitu pemberian obat cacing. Selain itu, pengendalian dan pencegahan dapat pula dilakukan dengan cara memperbaiki manajemen pemeliharaan. Kombinasi dari kedua cara tersebut adalah yang terbaik dan berhasil guna.
Beberapa efek yang dapat ditimbulkan oleh penyakit cacing ini, antara lain: anemia (kurang darah), kadang-kadang di jumpai kebengkakan pada rahang bawah, gangguan pencernaan, penurunan berat badan dan menjadi lebih rentan terhadap infeksi penyakit-penyakit yang lain. Sedangkan tanda-tanda ternak terkena penyakit ini diantaranya : Anemia (kurang darah); Tubuh kurus, kulit kasar dan bulu kusam; Kehilangan nafsu makan; Diare (mencret); Konstipasi (sulit buang air) bila infeksinya berat; Di jumpai gumpalan darah di dalam abomasumnya.

Read more: GETAH PEPAYA OBAT CACING MUJARAB UNTUK KAMBING/DOMBA DARI

Pakan Sapi Potong Peranakan Ongole Yang Baik

Pada umumnya, setiap sapi yang sedang dalam masa pertumbuhan, dan sedang menyusui, memerlukan pakan yang memadai dari segi kualitas maupun kuantitasnya.Pemberian pakan untuk sapi potong Peranakan Ongole (PO) dapat dilakukan dengan 3 cara, yaitu :

(1) Penggembalaan (Pasture fattening). Penggembalaan dilakukan dengan melepas sapi-sapi di padang rumput, yang biasanya dilakukan di daerah yang mempunyai tempat penggembalaan cukup luas, dan memerlukan waktu sekitar 5-7 jam per hari. Dengan cara ini, maka tidak memerlukan ransum tambahan pakan penguat karena sapi telah memakan bermacam-macam jenis rumput;

Read more: Pakan Sapi Potong Peranakan Ongole Yang Baik

Teknik Pengolahan Dedak dan Jerami Untuk Pakan Ternak

Pada musim kemarau biasanya hijauan pakan ternak sangat terbatas. Oleh sebab itu peternak sapi dibeberapa daerah terpaksa menggunakan jerami padi untuk pakan ternaknya. Karena dibebarapa tempat atau daerah jerami padi merupakan limbah pertanian, maka jerami memiliki beberapa kelemahan seperti kandungan protein rendah, serat kasar tinggi, kadar oksalat tinggi, sehingga sangat mengganggu proses pencernaan dalam perut hewan. Untuk itu agar jerami dapat dimanfaatkan dengan baik maka jerami perlu diolah sehingga mutunya menjadi lebih baik.

Selain itu pemberian pakan hijauan sebagai pakan tunggal, belum mencukupi kebutuhan nutrisi untuk mencapai produksi yang optimal, sehingga perlu ditambahkan konsentrat. Salah satu bahan pakan konsentrat adalah dedak padi. Dedak padi mudah didapat dan terjamin ketersediaannya, serta mempunyai kandungan gizi yang cukup tinggi, yaitu protein kasar (PK) sebesar 13,80% dan bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN) 53,30%.

Read more: Teknik Pengolahan Dedak dan Jerami Untuk Pakan Ternak

Pentingnya Uji Performan Sapi Potong

Peningkatan jumlah dan perbaikan mutu bibit ternak dilaksanakan dengan melakukan uji performan dengan memilih ternak bibit sapi potong. Uji ini meliputi pengukuran,penimbangan dan penilaian. Uji performan ,dimaksudkan agar potensi genetik, kapasitas reproduksi dan keunggulan komparatif sapi potong dapat diketahui sejak awal. Mengingat peningkatan populasi, produksi dan produktivitas sapi potong terutama sapi-sapi lokal seperti sapi bali, peranakan ongole dan madura sangat ditentukan oleh kemampuan reproduksi , genetik, pakan , kesehatan hewan dan teknologi yang digunakan .

Untuk menyebarluaskan informasi pentingnya Uji performan ini difokuskan kepada pelaksanaan prinsip-prinsip pembibitan ternak yang baik, efisiensi usaha dan pemberdayaan kelembagaan petanipeternak. Kegiatan uji performan sapi potong dilaksanakan sebagai berikut : 1) Persiapan meliputi identifikasi : lokasi, peserta dan ternak; 2) Penyiapan pejantan dan induk meliputi persyaratan semen beku untuk Inseminasi Buatan (IB) dan pejantan yang akan digunakan untuk kawin alam serta persyaratan betina produktif; 3) pelaksanaan perkawinan meliputi pelaksanaan kawin alam, IB dan pemeriksaan kebuntingan; 4) pencatatan dan seleksi calon pejantan dan calon induk meliputi pencatatan pada saat kelahiran (identifikasi pedet yang lahir,bobot lahir dan ukuran ternak); umur sapih (205 hari yang menyangkut Bobot sapih, ukuran ternak, ) ; umur 1 tahun (bobot umur 1 tahun, ukuran ternak) dan manajemen pemeliharaan ( pemberian pakan dan pemeliharaan kesehatan hewan); serta 5) pengujian sapi-sapi yang telah lulus seleksi dijaring untuk memperoleh calon pejantan atau calon induk terbaik.

Read more: Pentingnya Uji Performan Sapi Potong
ikon telur 4

Peternakan

Pembinaan, pemantauan, pengawasan dan fasilitasi pembibitan, produksi dan budidaya ternak ruminansia dan non ruminansia.
ikon fish 4

Perikanan

Pembinaan, pemantauan, pengawasan kesehatan hewan, kesehatan masyarakat veteriner, pengolahan dan pemasaran hasil peternakan.
suntikan 3png

Kesehatan Hewan

Pembinaan, pemantauan, pengawasan dan pemberdayaan dan perijinan perikanan, perikanan tangkap dan perikanan budidaya.