Log in Register

Login to your account

Username *
Password *
Remember Me

Create an account

Fields marked with an asterisk (*) are required.
Name *
Username *
Password *
Verify password *
Email *
Verify email *
Captcha *
Reload Captcha

Pelatihan Kesrawan Hewan Kurban

IMG kesrawanMenjelang hari raya Idul Adha, puluhan takmir masjid dan panitia kurban diberikan sosialisasi pelatihan kesejahteraan hewan kurban dengan menerapkan cara penyembelihan hewan kurban yang benar dan mudah. Sosialisasi tersebut diadakan oleh Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Grobogan pada hari selasa, 15 September 2015. Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Keswan Kesmavet) drh Nur Ahmad Wardiyanto mengatakan pelatihan tersebut perlu dilakukan mengingat di Grobogan penyembelihan hewan kurban masih menggunakan cara tradisional. Selain itu, kurang memperhatikan aspek higiene sanitasi, kesejahteraan hewan dan kesehatan lingkungan dan serba darurat serta apa adanya.

”Banyaknya tempat penjagalan hewan darurat berakibat pada kekurangan tenaga jagal. Sehingga tenaga jagal yang baru tidak memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai yang tidak mengindahkan kesehatan,” jelasnya.

Dirinya juga menjelaskan sosialisasi tersebut memberikan pengarahan cara merawat hewan kurban dan praktik cara merobohkan hewan kurban yang baik dengan mengikat tali (sistem Barley) pada tubuh hewan. Sehingga secara perlahan hewan yang roboh tetap tenang sedangkan kalau hewan roboh dengan cara kasar mengakibatkan hewan mengalami stres. Selain itu, cara menyembelih yang benar harus menggunakan pisau tajam yang sebanding dengan ukuran leher hewan.

”Penyembelihan harus dipastikan telah memutus saluran tenggorokan, kerongkongan dan pembuluh darah dengan sekali potong. Hewan yang dipotong secara halal harus dibiarkan minimal dua menit atau sampai pendarahan selesai untuk memastikan hewan itu sudah mengalami kematian otak,” ucapnya.

Salah satu panitia kurban dari Kecamatan Penawangan, Kirman mengatakan kalau proses penjegalan yang diarahkan oleh Disnakkan lebih mudah lantaran hanya mengikatkan tali tambang ke tubuh sapi dan dirobohkan. ”Kalau dijegal biasanya membutuhkan enam orang lebih biar sapi bisa roboh. Tapi cara yang diajarkan oleh Disnakan lebih mudah hanya butuh tiga orang. Mudah seperti ini malahan,” jelasnya usai mengikuti melihat praktik penjegalan.

ikon telur 4

Peternakan

Pembinaan, pemantauan, pengawasan dan fasilitasi pembibitan, produksi dan budidaya ternak ruminansia dan non ruminansia.
ikon fish 4

Perikanan

Pembinaan, pemantauan, pengawasan kesehatan hewan, kesehatan masyarakat veteriner, pengolahan dan pemasaran hasil peternakan.
suntikan 3png

Kesehatan Hewan

Pembinaan, pemantauan, pengawasan dan pemberdayaan dan perijinan perikanan, perikanan tangkap dan perikanan budidaya.