Log in Register

Login to your account

Username *
Password *
Remember Me

Create an account

Fields marked with an asterisk (*) are required.
Name *
Username *
Password *
Verify password *
Email *
Verify email *
Captcha *
Reload Captcha

Domba Garut

Cara Budidaya Ternak Domba Garut

1. Menyiapkan kandang

Kandang yang bersih dan nyaman untuk ditinggali oleh domba garut, menjadi satu diantara faktor keberhasilan budidaya ternak domba garut. Umumnya, ada dua tipe kandang yang biasa digunakan oleh peternak, yaitu kandang tunggal dan kandang koloni.

Kandang tunggal hanya bisa dihuni oleh satu domba garut dengan ukuran kandang menyesuaikan bentuk tubuh domba. Sedangkan kandang koloni adalah  kandang yang mampu menampung 5 hingga 10 ekor domba garut, dengan ukuran kandang kira-kira 1 x 3 meter.

Baik kandang tunggal maupun koloni untuk budidaya ternak domba garut, harus dibuat dengan material yang kokoh, termasuk pula lantai di dalam kandang bisa menggunakan kayu atau bambu. Selain itu, kandang juga harus dilengkapi beberapa peralatan penunjang, seperti tempat makan (palung) dan minum.

2. Memilih indukan berkualitas

Budidaya apapun yang dilakukan bisa saja gagal lantaran pemilihan induk yang kurang berkualitas. Oleh karena itu, dalam memilih indukan terlebih untuk budidaya ternak domba garut, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan, diantaranya ialah:

  • Sehat dan tidak terdapat cacat fisik
  • Lincah dalam bergerak
  • Memiliki tubuh yang besar dan kaki lurus kuat
  • Berumur lebih dari 1 hingga 5 tahun
  • Alat vital normal

3. Mengawinkan induk domba garut

Setelah mendapatkan indukan berkualitas, tahap berikutnya dalam budidaya ternak domba garut adalah mengawinkan si jantan dengan 5 hingga 10 betina yang sudah siap kawin.

Namun sebelum itu, berikan dulu jamu untuk menambah energi sang jantan selama 2 kali dalam seminggu ketika memasuki masa perkawinan.

Ketika usia kandungan si domba betina mencapai 3 bulan, masukan ia ke dalam kandang khusus persalinan dan pastikan kandang tersebut bersih. Kemudian di usia kehamilan kurang lebih 5 bulan, domba betina siap melakukan persalinan.

Hal ini bisa terlihat dari ciri fisik yang dimiliki, salah satunya ialah perut tampak turun hingga mencapai bagian reproduksi.

4. Perawatan ternak domba garut

Ketika domba garut sudah memasuki usia dewasa, perawatan yang dilakukan tentunya harus lebih intens. Apalagi bila tujuan utamamu adalah melakukan budidaya ternak domba garut.

Kamu bisa memulai perawatannya dengan yang paling sederhana yaitu memandikan domba minimal satu minggu sekali dengan sabun khusus. Tidak lupa pula gunakan sikat untuk membersihkan kotoran-kotoran yang menempel pada bulu domba garut dan keringkan domba tersebut dibawah terik matahari.

Selain itu, kamu juga harus mencukur bulu dan memotong kuku domba garut. Untuk cara mencukurnya, dibutuhkan keahlian khusus bila tidak ingin menyebabkan luka goresan pada tubuh domba.

Sedangkan cara memotong kuku domba garut sebenarnya tidak jauh berbeda dengan cara memotong kuku pada manusia. Kedua hal ini bisa kamu lakukan diwaktu yang sama, tepatnya 6 bulan sekali.

Apabila diantara banyaknya domba garut yang kamu budidayakan terserang penyakit, segera pisahkan domba tersebut dan berikan obat serta vaksin yang tepat. Karena bila kamu lalai menangani hal ini, risiko kematian pada domba garut jauh lebih besar.

5.  Pemberian pakan

Pemberian pakan yang bergizi juga menjadi penentu kesuksesan dalam budidaya ternak domba garut. Kamu bisa memberikan pakanan seperti daun lamtoro, rumput gajah, daun pisang, bekatul, ampas tahu, serta daun jagung.

Jika ingin mengkombinasikan kedua jenis pakanan itu pun bisa kamu lakukan, asal sesuai dengan porsi maupun umur domba tersebut. Untuk anakan domba, sebaiknya diberikan rumput dan daun dengan perbandingan 1:1 (belum disapih) atau 3:2 (yang sudah lepas sapih).

Sedangkan untuk domba dewasa, kamu bisa memberikan rumput dan daun dengan perbandingan 3:1 ditambah 3 gelas pakan konsentrat seperti umbi-umbian, khusus indukan yang sedang bunting.

6. Domba garut siap panen

Tidak ada trik khusus saat memasuki masa panen dalam budidaya ternak domba garut, yang penting pisahkan saja mana indukan berkualitas dan siap untuk dipasarkan.

Mengenai harganya, kamu bisa kembali menjual ternakan domba garut dengan harga sekitar Rp 2 juta hingga Rp 4 juta per ekor, tergantung dari bobot domba itu sendiri. Jika kamu berhasil menjual 4 ekor dalam sekali panen, berarti total omzet yang bakal kamu terima bisa mencapai Rp 15 juta lebih.

ikon telur 4

Peternakan

Pembinaan, pemantauan, pengawasan dan fasilitasi pembibitan, produksi dan budidaya ternak ruminansia dan non ruminansia.
ikon fish 4

Perikanan

Pembinaan, pemantauan, pengawasan kesehatan hewan, kesehatan masyarakat veteriner, pengolahan dan pemasaran hasil peternakan.
suntikan 3png

Kesehatan Hewan

Pembinaan, pemantauan, pengawasan dan pemberdayaan dan perijinan perikanan, perikanan tangkap dan perikanan budidaya.